Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar kembali menghadirkan kegiatan akademik berbasis riset lapangan melalui Penelitian, Pengabdian, dan Kunjungan Pasar yang dilaksanakan bekerja sama dengan Wikipangan Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pembentukan Tradisi dan Budaya Pangan Lokal di Sulawesi Selatan” dan melibatkan mahasiswa untuk turun langsung melakukan observasi sosial di lingkungan pasar tradisional. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap relasi antara pangan, budaya, masyarakat, dan kebijakan publik.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan diskusi lapangan, pengumpulan data, wawancara dengan pedagang dan masyarakat, hingga dokumentasi kondisi pasar tradisional di Kota Makassar. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme.
Kegiatan ini secara resmi tertuang dalam Keputusan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar Nomor 1581 Tahun 2025 tentang Panitia Penelitian, Pengabdian, dan Kunjungan Pasar Kerjasama Program Studi Ilmu Politik dengan Wikipangan Sulawesi Selatan.
Melalui pendekatan penelitian lapangan, mahasiswa Ilmu Politik diajak memahami bahwa persoalan pangan tidak hanya berkaitan dengan konsumsi masyarakat, tetapi juga menyangkut distribusi ekonomi, ketahanan sosial, hingga kebijakan pemerintah daerah.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan identifikasi berbagai pangan lokal khas Sulawesi Selatan yang masih dipertahankan masyarakat sebagai bagian dari tradisi budaya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan budaya riset mahasiswa Program Studi Ilmu Politik. Dengan turun langsung ke lapangan, mahasiswa memperoleh pengalaman empiris mengenai metode penelitian sosial, teknik wawancara, serta kemampuan analisis terhadap realitas masyarakat.
Selain memperkuat kapasitas akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya menjaga eksistensi pangan lokal di tengah arus modernisasi.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta melakukan refleksi dan diskusi bersama mengenai hasil pengamatan lapangan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk komitmen mahasiswa untuk terus mengembangkan penelitian sosial berbasis masyarakat.
══════════════════════════════════════
“Pasar tradisional bukan hanya ruang transaksi ekonomi, tetapi juga ruang sosial yang menyimpan identitas budaya, relasi kekuasaan, dan dinamika kehidupan masyarakat.”
══════════════════════════════════════