Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Teliti Dinamika Pemilihan RT/RW Serentak di Kota Makassar

Mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Teliti Dinamika Pemilihan RT/RW Serentak di Kota Makassar

Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan praktikum kompetensi dasar mata kuliah Pengantar Sosiologi dengan tema “Dinamika Pemilihan Ketua RT/RW Serentak Kota Makassar: Studi Kasus di RT 004/RW 007 Kelurahan Mariso Kota Makassar”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar Nomor 109 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 21 Januari 2026. 

Praktikum lapangan ini menjadi bagian dari penguatan pembelajaran mahasiswa dalam memahami secara langsung praktik demokrasi lokal di tengah masyarakat. Mahasiswa melakukan observasi dan wawancara kepada panitia pemilihan, calon ketua RT/RW, serta warga setempat untuk memperoleh gambaran mengenai dinamika pemilihan di tingkat lingkungan.

Melalui pendekatan wawancara langsung, mahasiswa menggali berbagai persoalan sosial yang muncul selama proses pemilihan, mulai dari partisipasi masyarakat, strategi panitia menjaga kondusivitas, hingga visi dan komitmen para calon ketua RT/RW.

Foto kegiatan menunjukkan mahasiswa Ilmu Politik melakukan wawancara kepada warga dan tokoh masyarakat di Kelurahan Mariso. Dengan mengenakan almamater hijau khas UIN Alauddin Makassar, mahasiswa tampak aktif mencatat hasil wawancara dan berdialog langsung dengan masyarakat.

Menurut hasil penelitian mahasiswa, mekanisme pemilihan RT/RW di Kota Makassar telah berjalan berdasarkan prinsip demokrasi lokal yang partisipatif. Sistem satu suara per kepala keluarga dinilai mampu menghadirkan proses pemilihan yang lebih terbuka dan transparan.

────────────────────────────
“Pemilihan RT/RW bukan hanya soal memilih pemimpin lingkungan, tetapi juga menjadi ruang belajar demokrasi bagi masyarakat agar lebih aktif berpartisipasi dalam kehidupan sosial-politik,” ujar salah satu mahasiswa peneliti.
────────────────────────────

Mahasiswa juga menemukan bahwa masih terdapat tantangan berupa rendahnya partisipasi lintas generasi, terutama keterlibatan generasi muda dalam kegiatan RT/RW. Oleh karena itu, mahasiswa merekomendasikan pentingnya komunikasi partisipatif dan pendekatan sosial untuk memperkuat keterlibatan warga.

Selain menjadi tugas akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan kemampuan mahasiswa dalam melakukan riset lapangan, komunikasi publik, observasi sosial, dan analisis politik berbasis masyarakat.

────────────────────────────
“Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi masyarakat dan pemerintah setempat dalam memperkuat tata kelola demokrasi di tingkat lokal,” ungkap salah satu dosen pembimbing.
────────────────────────────

══════════════════════════════════════

Kegiatan praktikum ini memperlihatkan bagaimana mahasiswa Ilmu Politik tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat untuk memahami realitas sosial dan dinamika demokrasi akar rumput secara nyata.

══════════════════════════════════════